Skip to content

Technical Rejection di IHSG Picu Profit-Taking

IHSG seperti diperkirakan sebelumnya, akan mendapatkan kesulitan untuk menguat lebih lanjut di pekan ini, untuk ditutup diatas 1,370 (55 day MA), karena kekhawatiran mengenai resesi global dan pandangan earnings korporat lokal akan lebih rendah dari periode sebelumnya.

Masih stabilnya rupiah terhadap dolar AS di kisaran Rp 11,000 dan penurunan harga komoditi (harga minyak melemah ke $ 40 meski OPEC memangkas 2.2 juta barel, lebih rendah dari permintaan pasar 3 juta barl/hari). membebani potensi kenaikan IHSG lebih lanjut, meski penurunan harga BBM baru-baru ini, diikuti pandangan inflasi bulan Desember yang akan mengalami deflasi dimana dapat mendorong penurunan suku bunga BI di bulan Januari, seharusnya masih memberikan perkiraan IHSG masih berada dalam range trading 1,250-1,430 hingga akhir tahun ini.

Kecuali regional menguat tajam hingga akhir tahun, meski diragukan untuk sementara waktu meski the Fed telah menurunkan suku bunga hingga 0.25% yang merupakan rekor terendah dalam sejarah. Kegagalan IHSG ditutup dibawah 1,430 di akhir tahun ini dapat memberikan pandangan negatif untuk awal tahun 2009, dimana IHSG dapat mencapai target 700/800 di Q1 2009, sebelum rebound ke 1,620 (100-day MA) di H2 2009. Untuk teknikal daily IHSG stochastic & MACD masih berada diteritorial positif meski berada di area overbought, dimana dapat memicu aksi profit-taking terutama di sejumlah saham pertambangan dan energi, meski lajunya terbatas, di support di 1,330/1,300 resistance di 1,375.

Harga minyak $ 39.80, minyak $ 854, nikel $ 9,950, timah $ 10,950, CPO MYR 1,586, USDIDR 10,880, DJI futures +2 8781.

CPRO: Tujuh kontainer udang dikembalikan
Tujuh container udang CPRO dikembalikan oleh pembeli AS, kabarnya karena ada pemindahan barang impor antarkapal udang dari China melalui Indonesia (transhipment) dan kualitasnya yang tidak sesuai dengan permintaan.
    
BUMI: Buyback dengan kas internal (bisnis, reteurs)
   
MEDC: Kantongi utang US$80 Jt (bisnis,kontan)
   
PGAS: PLN Ancam keluar dari konsorsium LNG Banten (investor)
   
UNTR: Penjualan Komatsu Turun 54% (JakartaPost)
   
BMRI: siapkan kredit mikro Rp 6 tn (Bisnis)

SMCB: Incar kredit karbon US$50 Jt (bisnis)

EXCL: Putuskan rights issue dan obligasi (investor)
   
KARK: Peroleh utang Rp63 M (kontan)

    * Wah! Produksi MEDC 2009 Bakal Turun
    * Jerash Tak Kendalikan Mobile-8
    * BUMI Mantap Juga Dibeli
    * BUMI Bisa Utang US$ 2,7 Miliar
    * Bursa Jepang Dibuka Rontok 47 Poin
    * IHSG akan Coba di 1.355 - 1.390
    * Medco Raih Pinjaman Rp 770 M
    * Saham CPO-Tambang Siap Terkerek
    * Analis Bikin Untung atau Buntung
    * Awas! 'Profit Taking' Berlanjut

 Dari berbagai sumber.
                  

 

 

Laporan Rupiah

  • 23/02/2009 - 12:04

    RupiahNaiknya mata uang dollar terhadap mata uang lain di pasar forex global membawa efek cukup signifikan bagi pergerakan rupiah. Naiknya nilai dollar memacu investor untuk berbelanja dollar, sehingga nilai rupiah terus tergerus. Nilai rupiah pada siang ini (23/02) mendekati angka Rp. 12.100/USD.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi Rp12.095/12.120 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp11.960/11.975 atau turun 75 poin.

Chart Komoditi

Fokus Pekan Ini

Perlunya Aturan Baru Keuangan Global

Christine LagardePada Juni 1933 berlangsung Konfrensi Moneter dan Ekonomi Dunia di London dengan melibatkan para perwakilan dari 66 negara. Mereka bertemu untuk menghakhiri kekisruhan sektor moneter dan perang dagang sekaligus memetik pelajaran dari "Depresi Besar." Namun, setelah sidang usai, para perunding mengaku gagal.

Mata Uang

  • Dollar AS Melemah, Minyak Naik | 12/06/2009 - 08:33

    Harga minyak mentah di bursa utama dunia terus mengalami kenaikan selama tiga hari terakhir. Ini berkat melemahnya nilai tukar dolar dan proyeksi akan kuatnya permintaan minyak dari Lembaga Energi Internasional (IEA).

Rehat

Dunia tak pernah sepi dari berbagai gejolak dan krisis. Apalagi pada periode pasca liberalisasi sektor finansial yang terjadi pada 1980-an yang memunculkan hegemoni finansial. Tiga arus besar, yaitu liberalisasi finansial di tingkat global, deregulasi pada level nasional serta inovasi produk-produk finansial pada level korporasi, berujung pada tingginya instabilitas finansial. Dan karena itu, stabilitas finansial menjadi hal yang begitu penting bagi kehidupan bersama. Dia telah menjadi ”barang publik”.

Sony Ericsson baru meluncurkan ponsel pintar Xperia X1 ke Indonesia. Nama, Xperia X1 memang sudah terdengar sejak beberapa bulan lalu, karena telah diumumkan kemunculannya pada konferensi Mobile World Congress di Barcelona, Februari 2008.

JAKARTA,JUMAT- Tingginya minat dan permintaan penerbangan menuju India, maka Singapore Airlines menambah jadwal penerbangan sebanyak dua kali untuk tujuan Singapura-Delhi dan Delhi - Singapura. Jadwal tersebut sudah berlaku sejak 1 September 2008.

Gagal melakukan hal-hal besar itu tetap lebih terhormat dari pada berhasil melakukan hal-hal kecil.

Orang yang gagal melakukan hal-hal besar, sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil.

Biji Tomat Redam StrokeSEBUAH penelitian yang dilakukan Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan khasiat biji tomat bagi kesehatan.

Seperti yang dikutip majalah kesehatan Prevention, Asim K Dutta-Roy, Ph D, sang peneliti, mengatakan bahwa cairan licin atau jeli berwarna kuning yang terdapat di sekitar biji tomat mengandung senyawa atau bahan campuran yang manjur untuk melawan stroke dan penyakit jantung.

World Clock

USA ET
UK
China
Singapore

Komoditi

  • Harga Emas Cenderung Melemah | 16/06/2009 - 10:50

    Harga emas di pasar internasional belakangan cenderung melemah. Pada penutupan harga emas untuk pengiriman Agustus 2009 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) Amerika Serikat (AS), Senin (15/6) waktu setempat,  harga emas berada di 927,50 dollar AS per troy ounce. Harga ini telah turun 5,39 persen dari harga 980,4 dollar AS per troy ounce pada 1 Juni lalu.

  • Dollar AS Melemah, Minyak Naik | 12/06/2009 - 08:33

    Harga minyak mentah di bursa utama dunia terus mengalami kenaikan selama tiga hari terakhir. Ini berkat melemahnya nilai tukar dolar dan proyeksi akan kuatnya permintaan minyak dari Lembaga Energi Internasional (IEA).

  • Harga Minyak Stabil di Atas USD 68 per Barel | 03/06/2009 - 15:19

    Harga minyak mentah tetap stabil di atas US$ 68 per barel, Rabu 3 Juni 2009. Harga tersebut mendekati level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Lagipula, investor melakukan langkah aman dengan berinvestasi di produk-produk komoditas, seperti minyak mentah, dengan memanfaatkan lemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat dan inflasi.

Saham

  • Kabar Baik Tak Membuat Bursa New York Euforia | 12/06/2009 - 08:32

    Semua indeks di bursa saham Wall Street, New York, tidak mengalami perubahan drastis kendati para investor disuguhi sejumlah kabar baik mengenai perkembangan ekonomi di Amerika Serikat, Kamis sore waktu setempat (Jumat dini hari WIB).

  • Industri Naik, Indeks Jepang Melonjak | 29/05/2009 - 14:19

    TopixIndeks harga saham di sejumlah bursa kawasan Asia ditutup menguat di akhir transaksi Jumat sore, 29 Mei 2009. Salah satu penyebab adalah sentimen positif pelaku bursa di Tokyo atas naiknya output sektor manufaktur di Jepang. Ini bisa menjadi pertanda terkini bahwa resesi di negara-negara industri maju mulai mereda.

  • Membaiknya Laporan Perbankan Dorong Indeks | 16/04/2009 - 07:41

    Wall StreetPara investor di bursa saham Wall Street, New York, tampaknya tak mau terus menerus dirundung kekhawatiran. Jelang akhir perdagangan Rabu sore, mereka menggelontorkan banyak dana ke sejumlah saham perusahaan produk konsumen dan keuangan.