Dolar Australia dan dolar Selandia Baru melonjak ke level tertinggi lebih dari 1-bulan setelah the Fed menurunkan suku bunga target ke rekor terendah 0.25%, dan merupakan suku bunga terendah diantara negara maju, mendorong investor memburu aset yang menghasilkan suku bunga yang lebih tinggi. Aussie juga menguat setelah the Fed mengatakan “akan mengambil semua langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi”. Indeks saham S&P 500 menguat 2.2 persen setelah pengumuman the Fed. Aussie mengua ke level $ 0.7026, level tertinggi sejak 6 November di sesi perdagangan Asia hari ini, dibandingkan $ 0.6704 kemarin. Dolar Selandia Baru menguat 3.7 persen menjadi $ 0.5787 dari $ 0.5579 kemarin, kiwi sempat mencapai $ 0.5799, level tertinggi sejak 12 November dan berada di 51.49 yen.
Perbedaan suku bunga Australia-AS sebesar 4.0% dan Selandia Baru-AS sebesar 4.75%, dapat mendorong aktifitas carry trades yang dibiayai dolar untuk diinvestasikan di mata uang yang menghasilkan suku bunga yang lebih tinggi. Kekhawatiran terhadap neraca keuangangan The Fed yang akan membeli surat hutang jangka pendek dan jangka panjang AS, merupakan berita negatif untuk dolar AS lebih lanjut. Secara teknikal AUDUSD menunjukkan candle long white, diikuti stochastic dan MACD yang extend bullish, kendati mendekati overbought, seharusnya mendukung potensi kenaikan ke target $ 0.7510 (100-day MA) selama ditutup diatas $ 1.5065.
| USA ET | |
| UK | |
| China | |
| Singapore |