Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang.
IHSG masih mendapatkan keuntungan dari faktor sentimen global dan teknikal yang mendukung potensi kenaikan sejak awal pekan hingga pekan depan, sebelum terpuruk lebih dalam lagi, karena kekhawatiran terhadap ekonomi global dan calon kebangkrutan korporat dan ancaman tumbangnya industri hedge fund akibat redemption (hedge fund akan melikuidasi aset mereka di pasar global sebesar $ 200 miliar dalam waktu dekat),
meski dampak stimulus ekonomi dan penurunan suku bunga global yang agresif, tidak akan banyak menolong ekonomi terhindar dari resesi yang dalam (perkiraan ekonomi AS dan Eropa pulih di akhir Q2 2009). Keyakinan investor global masih rapuh di tengah ketidakpastian kapan berakhirnya krisis finansial global, dimana analis memperkirakan setelah Citigroup mendapatkan dana talangan $ 20 miliar dari pemerintah AS, berpotensi berimbas ke bank lainnya seperti JP Morgan dan Goldman Sachs (analis memperkirakan semua bank di AS akan dinasionalisasikan di tahun 2009).
Sementara untuk pasar lokal, sentimen positif dari kenaikan saham Wall Street sejak awal pekan, embantu mengangkat IHSG ke tertinggi 1,178 pada hari ini, dimana munculnya spekulasi penurunan suku bunga BI jika data inflasi bulan November yang sama2 dirilis pekan depan, dapat mendorong sentimen investor untuk masuk ke pasar meski untuk jangka pendek. Kekhawatiran mengenai situasi finansial domestik setelah Bank Century mendapatkan dana talangan dari pemerintah, menjadikan sentimen invesor untuk sektor perbankan masih rapuh, kendati pemulihan di sekto pertambangan akibat saham BUMI (isu masuknya Soros) yang kemarin mengalami auto reject atas dan kenaikan sejumlah harga komoditi seperti minya dan emas, membantu meredakan tekanan jual di IHSG.
Rekomendasi untuk collect saham unggulan (cicil beli-average up) yang memiliki program buy back (BUMI, PTBA, ANTM, PGAS, INTP, TLKM dll) dan grup Astra (ASII, AALI, UNTR), ITMG, UNVR, BBRI, BBCA, ISAT, BTEL, WIKA, DEWA, untuk target gain > 30% (stop loss dari harga pembelian -10-15%) sejak awal pekan dapat berlanjut hingga awal pekan depan, mengantisipasi penurunan suku bunga BI dan inflasi, serta rencana penurunan haga BBM dan stabilnya pergerakan dolar rupiah di kisaran 12,000an, dapat meredakan tekanan jual IHSG dalam jangka pendek.
Harga minyak $ 51, emas $ 815, timah $ 12,850, nikel $ 10,550, CPO myr 1,500, DJ Coal -1% 147, DJI futures -24 (11.15 WIB), USDIDR 12,580.
* Ekonomi RI Tahun 2009 Diperkirakan Hanya Mampu Gerak 4,9%
Chevron Siapkan US$ 900 Juta untuk 2 Lapangan Migas di Duri
Produksi Minyak Chevron Indonesia Bertambah 1.000 Bph
5.000 Karyawan Perusahaan Asuransi Terancam Kena PHK
Nasabah Bank Century Belum Bisa Bebas Tarik Dana
Go Publik Ditutup Dulu, Opsi Strategic Sales BUMN Masih Terbuka
Lupakan Go Public BUMN di Masa Krisis
BUMI Beri Utangan Herald US$ 30 Juta
Soros Masuk, Saham BUMI Melonjak
Penjualan Beton Anak Usaha WIKA Tumbuh 18,80%
Rekomendasi Saham
Menakar Harga Saham Infrastruktur
Rekomendasi Saham
INKP dan UNSP di Area Negatif
Spekulasi Rupiah Coba Diredam
IHSG Variatif, BUMI Jadi Sorotan
Paket Penyelamatan US$ 800 Miliar Selamatkan Dow Jones
BBCA: target pertumbuhan kredit 2009, 10-15% (Reuters)
BBCA menargetkan pertumbuhan kredit di 2009 hanya tumbuh sebesar 10-15% atau lebih rendah dari ekpektasi pertumbuhan industri perbankan 2009 sebesar 20%.
BCIC: pemerintah kejar pengendali BCIC (Bisnis)
UNTR: Bersaing dengan Grup Jindal (bisnis)
WIKA: Raih utang Rp900 M (bisnis)
JSMR: kepemilikan di MNA 51% (bisnis)
INTP: Capex FY09 hingga US$90 Jt (bisnis)
SMGR: Segera finalisasi utang (bisnis)
ISAT: Jatuh tempo utang 2H09 (bisni
PGAS: Capex 2009 Rp3 Trilliun (Investor)
TLKM: Cari utang US$ 1 M (bisnis)
Sayang! Pemerintah Disodok Soros
Harga saham milik Bumi Resources yang mulai merangkak naik pasca masuknya investor asing, seharusnya menjadi kesempatan emas bagi pemerintah untuk menguasainya.
Soros Beli BUMI Lewat ‘Arch Coal’
Ternyata pemodal institusi yang memborong saham BUMI adalah T. Rowe Price Group Inc, perusahaan AS yang mengelola aset senilai lebih dari US$ 340 miliar hingga akhir September.
Ayo BEI Rayu Asing Bidik Saham Murah!
Wahid Ma'ruf
Dengan terjadinya krisis ekonomi global saat ini, banyak aset perusahaan yang mengalami penurunan nilai.
Sedikit Lagi Harga BUMI Rp 1.000
Saham Bumi Resources (BUMI) kini terus menunjukkan geliatnya, seiring dengan kabar dilakukan aksi beli kembali oleh perseroan sejak beberapa hari terakhir.
Wow! TINS Incar Laba Bersih Rp 1,8 T
Hingga akhir tahun ini, PT Timah (TINS) mengincar laba bersih sebesar Rp 1,8 triliun, sedangkan pendapatan ditargetkan melampaui Rp 9,0 triliun.
* Inilah Harga Terkini Saham Bakrie!
* SMGR Mungkin tak Jadi Bangun PLTU
* BUMI Siap Pompa Saham Bakrie
* Yes! IHSG Langsung Terangkat 10 Poin
* TLKM Butuh Rp 9 T untuk Ekspansi
* IHSG Mungkin Hanya di 1.140-1.180
* ‘Public Expose’ BCIC Tunggu Pemerintah
* Awas! AALI Kurangi Akuisisi Lahan Kebun
* Telkom Lagi Cari pinjaman?
* PGAS Siapkan Belanja Modal Rp 3,3 T
| USA ET | |
| UK | |
| Japan | |
| China |