Skip to content

Investor Telah Mengantisipasi Kondisi Terburuk

NIKKEI 225

Saham Jepang anjlok, mendorong indeks saham Nikkei 225 dibawah level 8,000 untuk pertama kali dalam 4 pekan terakhir, karena memburuknya kondisi ekonomi global yang menurunkan pendapatan perusahaan asuransi dan mendorong penurunan tajam ekspor domestik dalam 7 tahun terakhir.

Saham Tokio Marine Holdings, anjlok 15 persen setelah perusahaan dan 6 perusahaan rekanan lainnya memangkas prediksi keuntungan karena pemilikan saham anjlok. Saham Isuzu, anjlok 17 persen setelah memangkas tenaga kerja untuk mengatasi lemahnya permintaan di luar negeri. Saham Mitsubishi Corp, anjlok 13 persen karena penurunan harga komoditi.

Indeks saham Nikkei 225 anjlok 570.18, atau 6.9 persen, ditutup di 7,703.04 di Tokyo, level terendah sejak 28 Oktober dan penurunan tertajam ke -10 sejak tahun 1970. indeks yang lebih besar Topix anjlok 45.15, atau 5.5 persen menjadi 782.28. Laporan ekspor Jepang anjlok 7.7 peren di bulan Oktober dari tahun sebelumnya. Dan harga tanah komersil di Tokto anjlok 6.2 persen dari tahun lalu. Sementara Goldman Sachs di Tokyo memprediksikan resesi Jepang sepertinya akan lebih lama ketimbang rata-rata. Kondisi tersebut seharusnyan masih membebani kinerja saham Jepang lebih lanjut. Secara teknikal Nikkei masih bearish dari pola inverse H&S, candle long black dan downchannel untuk target 8,000/7,700 (tercapai hari Kamis) bahkan 7,465/7,110, jika ditutup harian diatas 8,390 akan menetralkan trend bearish.

HANG SENG 42

Terpuruknya saham Wall Street ke level terendah 5-tahun mendorong penurunan pasar saham Asia pada hari Kamis, dimana indeks benchmark Hong Kong ditutup melemah tajam dipicu oleh penurunan saham HSBC. Indeks Hang Seng melemah 514.24 poin, atau 4%, menjadi 12,298.56 setelah diperdagangkan antara 11,976.88 dan 12,298.56 selama sesi perdagangan Hong Kong. Turnover tercatat HK$ 44.62 miliar, naik dari HK$ 38.92 miliar pada hari Rabu. Trader mengatakan adanya aksi pemburuan saham menahan laju penurunan indeks, tetapi masih adanya kekhawatiran mendorong investor masih melihat potensi indeks akan mencoba kembali level terendah 27 Oktober di 10,676.  

Analis memperkirakan level 10,600 akan menjadi support penting berikutnya, dimana investor masih enggan untuk masuk pasar, dan mereka masih menunggu data ekonomi dan laporan pendapatan di luar negeri yang positif, sebelum mereka masuk pasar kembali. Dimana pasar saham AS masih mendominasi pasar lokal dalam waktu dekat. Kekhawatiran resesi global akan meluas memicu deflasi, menghantui kinerja ekonomi dan pasar saham Hong Kong lebih lanjut. Secara teknikal HSI menunjukkan candle abandoned baby (moderate bullish reversal) dan inverse H&S, sharusnya membatasi potensi penurunan pada hari Jumat, meski stochastic dan MACD bearish target ke 12,000 (tercapai)/11,200 jika indeks ditutup dibawah channel 12,540. 

KOSPI 200

Saham di Seoul ditutup 6.7 persen pada hari Kamis, dimana sejmlah saham bank anjlok hampir mengalami limit harian 15 persen berkat kekhawatiran baru krisis kredit dan saham Hynix semiconductor anjlok karena memburuknya sektor teknoligi. Indeks saham Korea ditutup melemah 68.13 poin di 948.69, mendekati level terendah Oktober di 892, yang juga merupakan level terendah sejak Januari 2005. indeks telah anjlok 8 sesi berturut-turut dan telah merosot lebih dari 18 persen sejak hari Senin pekan depan. Kekhawatiran terhadap saham Citigroup di AS dan babak baru dari krisis kredit mungkin membebani sentimen indeks. Indeks regional juga terpuruk dimana indeks saham Nikkei Jepang anjlok 6.89 persen dan Taiwan ditutup turun 4.53 persen. Terpuruknya mata uang won Korea ke level terendah 10-tahun terhadap dolar AS, ikut menekan harga saham di Seoul. Secara teknikal Kospi menunjukkan bearish flag, broadening bearish dan  falling window seharusnya membatasi potensi penurunan, meski semua indikator (Stochastic, MA, MACD) menunjukkan trend extend bearish s mendukung strategi sell on rally untuk target 136.50 (tercapai) bahkan target 128 (tercapai)/116, potensi rebound terbatas di $129.10.

Laporan Rupiah

  • 23/02/2009 - 12:04

    RupiahNaiknya mata uang dollar terhadap mata uang lain di pasar forex global membawa efek cukup signifikan bagi pergerakan rupiah. Naiknya nilai dollar memacu investor untuk berbelanja dollar, sehingga nilai rupiah terus tergerus. Nilai rupiah pada siang ini (23/02) mendekati angka Rp. 12.100/USD.

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi Rp12.095/12.120 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp11.960/11.975 atau turun 75 poin.

Chart Komoditi

Fokus Pekan Ini

Perlunya Aturan Baru Keuangan Global

Christine LagardePada Juni 1933 berlangsung Konfrensi Moneter dan Ekonomi Dunia di London dengan melibatkan para perwakilan dari 66 negara. Mereka bertemu untuk menghakhiri kekisruhan sektor moneter dan perang dagang sekaligus memetik pelajaran dari "Depresi Besar." Namun, setelah sidang usai, para perunding mengaku gagal.

Mata Uang

  • Dollar AS Melemah, Minyak Naik | 12/06/2009 - 08:33

    Harga minyak mentah di bursa utama dunia terus mengalami kenaikan selama tiga hari terakhir. Ini berkat melemahnya nilai tukar dolar dan proyeksi akan kuatnya permintaan minyak dari Lembaga Energi Internasional (IEA).

Rehat

Dunia tak pernah sepi dari berbagai gejolak dan krisis. Apalagi pada periode pasca liberalisasi sektor finansial yang terjadi pada 1980-an yang memunculkan hegemoni finansial. Tiga arus besar, yaitu liberalisasi finansial di tingkat global, deregulasi pada level nasional serta inovasi produk-produk finansial pada level korporasi, berujung pada tingginya instabilitas finansial. Dan karena itu, stabilitas finansial menjadi hal yang begitu penting bagi kehidupan bersama. Dia telah menjadi ”barang publik”.

Sony Ericsson baru meluncurkan ponsel pintar Xperia X1 ke Indonesia. Nama, Xperia X1 memang sudah terdengar sejak beberapa bulan lalu, karena telah diumumkan kemunculannya pada konferensi Mobile World Congress di Barcelona, Februari 2008.

JAKARTA,JUMAT- Tingginya minat dan permintaan penerbangan menuju India, maka Singapore Airlines menambah jadwal penerbangan sebanyak dua kali untuk tujuan Singapura-Delhi dan Delhi - Singapura. Jadwal tersebut sudah berlaku sejak 1 September 2008.

Gagal melakukan hal-hal besar itu tetap lebih terhormat dari pada berhasil melakukan hal-hal kecil.

Orang yang gagal melakukan hal-hal besar, sudah pasti berhasil melakukan hal-hal kecil.

Biji Tomat Redam StrokeSEBUAH penelitian yang dilakukan Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan khasiat biji tomat bagi kesehatan.

Seperti yang dikutip majalah kesehatan Prevention, Asim K Dutta-Roy, Ph D, sang peneliti, mengatakan bahwa cairan licin atau jeli berwarna kuning yang terdapat di sekitar biji tomat mengandung senyawa atau bahan campuran yang manjur untuk melawan stroke dan penyakit jantung.

World Clock

USA ET
UK
China
Singapore

Komoditi

  • Harga Emas Cenderung Melemah | 16/06/2009 - 10:50

    Harga emas di pasar internasional belakangan cenderung melemah. Pada penutupan harga emas untuk pengiriman Agustus 2009 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) Amerika Serikat (AS), Senin (15/6) waktu setempat,  harga emas berada di 927,50 dollar AS per troy ounce. Harga ini telah turun 5,39 persen dari harga 980,4 dollar AS per troy ounce pada 1 Juni lalu.

  • Dollar AS Melemah, Minyak Naik | 12/06/2009 - 08:33

    Harga minyak mentah di bursa utama dunia terus mengalami kenaikan selama tiga hari terakhir. Ini berkat melemahnya nilai tukar dolar dan proyeksi akan kuatnya permintaan minyak dari Lembaga Energi Internasional (IEA).

  • Harga Minyak Stabil di Atas USD 68 per Barel | 03/06/2009 - 15:19

    Harga minyak mentah tetap stabil di atas US$ 68 per barel, Rabu 3 Juni 2009. Harga tersebut mendekati level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Lagipula, investor melakukan langkah aman dengan berinvestasi di produk-produk komoditas, seperti minyak mentah, dengan memanfaatkan lemahnya nilai tukar dolar Amerika Serikat dan inflasi.

Saham

  • Kabar Baik Tak Membuat Bursa New York Euforia | 12/06/2009 - 08:32

    Semua indeks di bursa saham Wall Street, New York, tidak mengalami perubahan drastis kendati para investor disuguhi sejumlah kabar baik mengenai perkembangan ekonomi di Amerika Serikat, Kamis sore waktu setempat (Jumat dini hari WIB).

  • Industri Naik, Indeks Jepang Melonjak | 29/05/2009 - 14:19

    TopixIndeks harga saham di sejumlah bursa kawasan Asia ditutup menguat di akhir transaksi Jumat sore, 29 Mei 2009. Salah satu penyebab adalah sentimen positif pelaku bursa di Tokyo atas naiknya output sektor manufaktur di Jepang. Ini bisa menjadi pertanda terkini bahwa resesi di negara-negara industri maju mulai mereda.

  • Membaiknya Laporan Perbankan Dorong Indeks | 16/04/2009 - 07:41

    Wall StreetPara investor di bursa saham Wall Street, New York, tampaknya tak mau terus menerus dirundung kekhawatiran. Jelang akhir perdagangan Rabu sore, mereka menggelontorkan banyak dana ke sejumlah saham perusahaan produk konsumen dan keuangan.