Analisa ekonomi dan politik dengan tujuan menentukan nilai tukar dimasa yang akan datang.
Dolar melemah terhadap yen pada hari Rabu, karena memburuknya laporan perumahan AS dan penurunan tajam laporan indeks harga konsumen (CPI AS) yang tidak hanya memicu perkiraan resesi tetapi juga memicu kekhawatiran deflasi. Guncangnya industri otomotif memberikan tekanan lebih lanjut kepada pasar saham. Pasar saham Eropa terpuruk 4-5% dan indeks DJIA anjlok dibawah 8,000 untuk pertama kali sejak Maret 2003. dolar melemah 108 pip terhadap yen dari level tertinggi Y 97.10 ke level terendah intraday Y 96.02 sebelum ditutup di Y 96.18. Dalam laporan bank sentral AS bulan Oktober, memprediksikan ekonomi AS akan terkontraksi hingga tahun 2009 dan beebrapa pejabat bersiap merespon dengan penurunan suku bunga. Kondisi tersebut memberikan sentimen negatif kepada yen berkat perkiraan anjloknya ekspor.
Ekspor Jepang anjlok 7.7 persen di bulan Oktober dari tahun sebelumnya, penurunan terbesar sejak Desember 2001, berkat penguatan yen dan krisis finansial global yang melemahkan permintaan di luar negeri. Potensi penguatan yen terhadap euro dan dolar, berkat lemahnya kondisi ekonomi AS dan anjloknya pasar saham Asia hari ini, seharusnya dapat dibatasi oleh perkiraan investor Jepang akan menjual yen untuk membeli aset di luar negeri. Mata uang won Korea hari ini anjlok ke level terendah 10-tahun di 1,480 per dolar, rupiah Indonesia melemah ke level terendah 10-tahun di 12,300 per dolar, mengundang ancaman intervensi oleh bank sentral di regional Asia. Secara teknikal, USDJPY menunjukkan pola inverted H&S, MACD bearish, candle downside tasuki masih mendukung penurunan ke Y 94/92.

| USA ET | |
| UK | |
| Japan | |
| China |