PARIS, Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) merevisi, proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia akan naik. Organisasi ini juga menyatakan, resesi kondisi terburuk ekonomi mungkin akan segera berakhir.
OECD juga mendorong pemerintah untuk mempertahankan berbagai stimulus dan meminta Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga acuannya.
Harga emas di pasar internasional belakangan cenderung melemah. Pada penutupan harga emas untuk pengiriman Agustus 2009 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) Amerika Serikat (AS), Senin (15/6) waktu setempat, harga emas berada di 927,50 dollar AS per troy ounce. Harga ini telah turun 5,39 persen dari harga 980,4 dollar AS per troy ounce pada 1 Juni lalu.
Harga minyak mentah di bursa utama dunia terus mengalami kenaikan selama tiga hari terakhir. Ini berkat melemahnya nilai tukar dolar dan proyeksi akan kuatnya permintaan minyak dari Lembaga Energi Internasional (IEA).
Semua indeks di bursa saham Wall Street, New York, tidak mengalami perubahan drastis kendati para investor disuguhi sejumlah kabar baik mengenai perkembangan ekonomi di Amerika Serikat, Kamis sore waktu setempat (Jumat dini hari WIB).
Harga minyak menguat di perdagangan Asia pada Kamis (11/6), terangkat oleh lebih besarnya dari perkiraan penurunan cadangan minyak mentah AS.
Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, naik 57 sen menjadi 71,90 dolar AS, merupakan posisi tertinggi dalam delapan bulan.
Minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juli, naik 45 sen pada 71,25 dolar AS per barel.
Laporan Rupiah
-
23/02/2009 - 12:04
Naiknya mata uang dollar terhadap mata uang lain di pasar forex global membawa efek cukup signifikan bagi pergerakan rupiah. Naiknya nilai dollar memacu investor untuk berbelanja dollar, sehingga nilai rupiah terus tergerus. Nilai rupiah pada siang ini (23/02) mendekati angka Rp. 12.100/USD.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar menjadi Rp12.095/12.120 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp11.960/11.975 atau turun 75 poin.